<p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:106%"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><b><span lang="FI" style="font-size:12.0pt"><span style="line-height:106%"><span style="font-family:"Times New Roman",serif">DALUNG (03/03/2026)</span></span></span></b><span lang="FI" style="font-size:12.0pt"><span style="line-height:106%"><span style="font-family:"Times New Roman",serif"> – Kegiatan Penjurian Lomba Ogoh-ogoh Paiketan Yowana Dalung permai kepada Yowana Lingga Dharma Laksana yang dilaksanakan di Balai Banjar Lingga Bumi pada Jumat (20/2) 3 Dewan Juri diturunkan untuk menilai karya Ogoh – Ogoh di Dalung Permai, di antaranya Dr. A.A Gede Agung Rahma Putra, S.Sn., Nyoman Primahita Gunadharma, S.Sn., dan I Wayan Arif Masriadi. Proses penjurian ini merupakan serangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Raya Nyepi, di mana masing-masing ogoh-ogoh setiap Banjar Paiketan dilombakan.</span></span></span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:106%"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><span lang="FI" style="font-size:12.0pt"><span style="line-height:106%"><span style="font-family:"Times New Roman",serif">Pada Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Yowana Lingga Dharma Laksana membawa ”Sandhikala” sebagai andalan pada perlombaan yang dilaksanakan oleh Paiketan Yowana Dalung sebelum malam puncak parade dilaksanakan. Nantinya, berdasarkan hasil penjurian, Sang Juara akan diumumkan setelah Hari Pengerupukan dilaksakanan pada tanggal 18 Maret 2026 untuk kemudian mengikuti kegiatan Pembinaan dan Penyerahan Apresiasi pada Malam Apresiasi dan Hut serta Pelantikan Pengurus Paiketan Yowana Dalung Permai.</span></span></span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:106%"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><span lang="FI" style="font-size:12.0pt"><span style="line-height:106%"><span style="font-family:"Times New Roman",serif">Komang Mega selaku Ketua Yowana Lingga Dharma Laksana memaparkan bahwa pada tahun ini benar – benar fokus untuk berproses dalam pembuatan ogoh – ogoh, dirinya juga menegaskan bahwa pada akhir masa jabatannya sebagai Ketua Yowana dirinya sangat mengutamakan regenerasi untuk meneruskan semangat berkreatifitas dalam Yowana dan tetap menjaga dan melestarikan Budaya dalam menyambut hari raya Nyepi. Selain itu melalui penilaian ini dirinya menjelaskan<b><i>,“Kami sangat berkreasi penuh dalam ogoh – ogoh ini, yang mana ini semua secara menyeluruh di selesaikan tanpa sama sekali menggunakan arsitek dari luar banjar, benar – benar usaha yowana yang saling membantu dan saya sangat bangga akan itu, semoga ini akan terus berlanjut agar kita bisa selalu di kumpulkan untuk berkreasi Bersama dan merajut gotong royong,”</i></b> tegasnya.</span></span></span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:106%"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><span lang="FI" style="font-size:12.0pt"><span style="line-height:106%"><span style="font-family:"Times New Roman",serif">Agung Rahma yang merupakan salah satu Dewan Juri menambahkan apresiasinya dalam semangat yowana berkreasi menyambut hari raya Nyepi, dirinya juga sangat semangat dan merupakan tanggung jawab yang luar biasa untuk menjadi penilai kreatifitas yowana yang ada di Dalung Permai dan pada kesempatan ini di Banjar Lingga Bumi. <b><i>“Semangat mereka perlu diacungi jempol, semangat selalu berkarya yowana Badung,” </i></b>ungkapnya. </span></span></span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"> </p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"> </p>
Penilaian Lomba Ogoh-ogoh di Banjar Lingga Bumi
24 Jul 2026